Jelang MU Vs Chelsea, Jangan anggap Remeh MU

Jelang MU Vs Chelsea, Jangan anggap Remeh MU
Marcos Alonso meminta Chelsea jangan memandang remeh Manchester United, kendati sudah mengalahkan mereka dua kali musim ini.

Chelsea akan bertandang ke Old Trafford untuk hadapi MU di pekan 33 Liga Inggris, Mingu (16/4/2017). Pertemuan itu jadi yang ketiga musim ini.

Dua pertemuan sebelumnya selalu dimenangkan Chelsea. Pertama ketika The Blues menang 4-0 di liga, Oktober 2016 lalu, serta menundukkan The Red Devils 1-0 di Piala FA bulan lalu.

“Yang kali ini akan lebih sulit. Mereka tim terbaik di Inggris. Pertandingan akan sulit, meski mereka sudah kalah dua kali dari kami,” ujar Alonso kepada situs bola terbaru.

Alonso ada benarnya. Kendati unggul rekor pertemuan, Chelsea dan MU punya misi sendiri di laga nanti.

Chelsea yang kini memuncaki klasemen, mengincar tiga poin untuk menjaga kans juara, mengingat selisih poinnya dengan Tottenham Hotspur cuma tujuh angka.

Sementara tuan rumah butuh kemenangan untuk bisa finis di empat besar. MU kini berada di peringkat lima dengan poin 57, tertinggal empat angka dari Manchester City di posisi empat.

“Mereka akan lebih semangat untuk mengalahkan kami. Kami juga harus melakukan hal yang sama, bahkan lebih dari sebelumnya,” lanjut dia.

Adapun Chelsea diuntungkan dalam urusan kondisi pemain, sebab MU dini hari nanti akan berlaga di Liga Europa melawan Anderlecht.

Tapi Alonso sekali lagi menegaskan, Chelsea jangan meremehkan tim besutan Jose Mourinho, eks pelatih mereka.

“Mereka main di Anderlecht, tapi mereka juga punya skuat yang bagus, banyak pemain bagus,”

“Mereka akan sulit dikalahkan. Tidak peduli siapa yang diturunkan atau karena mereka main di Liga Europa tiga hari sebelumnya. Kami harus tetap siap,” tutupnya kepada agen sbobet terpercaya.
Chelsea layak merasa percaya diri saat menyambangi Manchester United di Old Trafford, Minggu (16/4/2017) malam WIB. Chelsea begitu superior dihadapan MU.

The Blues berhasil mengalahkan ‘Setan Merah’ di dua pertemuan mereka di awal musim ini. Yang pertama dengan skor 4-0 di lanjutan Premier League di Stamford Bridge, lalu menang tipis 1-0 dalam ajang Piala FA di venue serupa.

Hasil memalukan di markas Chelsea itu merupakan kekalahan terakhir yang diderita MU di liga. Kini, laju tidak terkalahkan tim besutan Jose Mourinho itu terancam berakhir mengingat rekor buruk mereka saat melawan ‘Si Biru’.

Namun demikian, MU pantang kalah kalau tidak ingin peluangnya finis empat besar tertutup lebih cepat. Saat ini MU duduk di peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 57 poin dan dua pertandingan sisa, tercecer empat poin dari Manchester City [4], enam poin dari Liverpool [3], dan hanya unggul tiga angka dari Arsenal [6].

Berikut statistik seputar duel MU vs Chelsea, sebagaimana dirangkum oleh Opta:

– Manchester United tanpa kemenangan di delapan pertandingan Premier League melawan Chelsea (seri 4, kalah 4); laju tanpa kemenangan terpanjang mereka melawan sebuah tim di kompetisi.

– Chelsea mencari kemenangan ganda di liga atas Manchester United untuk pertama sejak 2009-10 di bawah Carlo Ancelotti.

– Sebuah kemenangan bagi Chelsea akan menjadikan Antonio Conte sebagai manajer keempat Chelsea yang mencetak kemenangan ganda atas MU, setelah Glenn Hoddle di 1993-94, Jose Mourinho di 2004-05, dan Ancelotti di 2009-10.

– Jose Mourinho kalah di dua pertandingan melawan bekas klubnya itu sejak menangani Manchester United, kebobolan lima gol dan gagal mencetak gol. Ini akan menjadi pertandingan pertama dia melawan Chelsea sebagai tim tuan rumah.

– The Red Devils hanya mencetak tiga gol dalam 10 pertandingan terakhir melawan Chelsea di seluruh kompetisi (rata-rata 0,3 gol per pertandingan).

– N’Golo Kante mencetak dua gol di dua pertandingan terakhir Chelsea melawan MU di seluruh kompetisi – itu adalah gol-gol Kante dalam 34 penampilannya bersama timnnya.

– Laju tidak terkalahkan Manchester United di Premier League kini berjalan 21 pertandingan (menang 11, imbang 10, kalah 0) — laju tidak terkalahkan terpanjang kesepuluh di dalam sejarah kompetisi ini.

– Zlatan Ibrahimovic telah terlibat dalam 18 gol di dalam 17 pertandingan Premier League terakhirnya (13 gol, 5 assist) untuk Manchester United.

– Chelsea telah memenangi poinnya di musim ini sebanyak yang mereka butuhkan untuk memenangi liga pada 20 tahun yang lalu (Manchester United dengan 75 poin di 1996-97).

– Dari enam tim yang memenangi setidaknya 75 poin setelah 31 pertandingan Premier League, hanya satu (Manchester United di 2011-12) yang gagal memenangi titel juara. Chelsea memiliki 78 poin di 2005-06 dan 80 poin di 2004-05 saat diasuh Jose Mourinho, sukses merebut gelar juara di kedua musim itu.

– Manchester United hanya memenangi enam dari 16 laga kandangnya di musim ini (37,5%), laju kandang terendan mereka di sebuah musim sejak 1973-74 (33,3%).