Pelatih Leicester City di pecat

Situs bola terbaru melansir Berita dari premier leage ,Claudio Ranieri kembali ke tempat latihan Leicester City pada Sabtu (25/2/2017). Kedatangan Ranieri untuk berpamitan kepada mantan para pemain dan stafnya seperti di lansir oleh situs judi bola online .

Seperti diberitakan sebelumnya, manajer Italia itu diberhentikan pada Kamis (23/3), menyusul jebloknya performa Jamie Vardy cs di Premier League musim ini. Leicester berada di papan bawah klasemen dan harus bertarung menghindari degradasi.

Pemecatan Ranieri itu sendiri menciptakan banyak reaksi negatif, terutama di kalangan manajer. Pasalnya, Ranieri berhasil menciptakan sejarah dengan membawa Leicester menjuarai liga untuk pertama kali dalam sejarah klub. Prestasi yang bagi klub selevel Leicester bisa dikatakan sebatas impian.

situs bola terbaru
Claudio Ranieri

Pelatih Leicester City di pecat

Menurut kabar yang berembus, pencopotan Ranieri dilatarbelakangi oleh hilangnya kepercayaan para pemain senior. Sejumlah pemain diyakini memiliki masalah dengan pemilik julukan Tinkerman ini.

Dilansir dari Sky Sports, kunjungan Ranieri hanya berlangsung sekitar 45 menit. Pemilik Leicester tiba dengan helikopter tidak lama setelah Ranieri meninggalkan tempat latihan untuk berbicara dengan pemain dan caretaker manajer Craigh Shakespeare.

“Saya merasa baik-baik saja sekarang, karena apa yang sudah kami capai di Leicester,” ungkap Ranieri.

“Saya harap (juara) terjadi lagi, tapi memang akan sangat sulit.”

Seperti di kutip oleh Agen taruhan bola Saat ditanya apakah dia merasa emosional saat mengucapkan selamat tinggal pada para pemainnya, Ranieri menjawab: “Tidak, biasa saja kok.”

di lansir juga oleh Agen taruhan sbobet , Para pemain Leicester City dianggap jadi biang pemecatan Claudio Ranieri. Tapi Juergen Klopp tidak sependapat dan menilai itu semua salah manajemen.

Ranieri diberhentikan oleh Leicester, Kamis (23/2/2017) lalu, sembilan bulan setelah mengantar mereka jadi juara Premier League. Hasil buruk di kompetisi domestik disebut jadi latar belakang pemecatan pria asal Italia itu.

Namun, ada beberapa laporan yang berkembang bahwa para pemain sudah kehilangan kepercayaan kepada Ranieri. Usai kekalahan 1-2 dari Sevilla di leg pertama 16 besar Liga Champions, para pemain kabarnya bertemu petinggi klub karena tidak suka dengan metode latihan Ranieri.

Hal itu lantas dibantah oleh dua pemain senior Jamie Vardy dan Kasper Schmeichel. Meski demikian, tentu kabar perpecahan di dalam skuat The Foxes menguntungkan Liverpool yang akan bertandang ke King Power Stadium, Selasa (28/2/2017) dinihari WIB besok.Terkait kabar soal pemain yang jadi alasan Ranieri dipecat, Klopp tak percaya dan menunjuk manajemen klub yang jadi biang kepergian Ranieri.

“Para pemain tidak lagi sekuat dulu. Kami (manajer) lebih kuat ketimbang dulu,” ujar Klopp seperti dikutip Soccerway.

“Ini semua tergantung petinggi klub. Selama para pemain solid maka tidak akan ada masalah. Jika mereka mulai bicara kepada petinggi klub soal Anda, maka Anda harus mencari bukti lainnya,” sambungnya.

“Ini bukan soal seberapa kuat si pemain. Para pemain memang harus kuat tapi bukan untuk memecat manajer.”

“Sepertinya ini bukan karena para pemain Leicester. Jika ada yang menanyakan itu, maka mereka akan menjawabnya,” seperti di  kutip oleh agen sbobet terpercaya.